Material tangga dan tutup pintu warung dibentuk dari kayu kaso biasa yang bisa didapatkan di toko bangunan terdekat di area Glodok. Ruang yang lebih kecil diperuntukan sebagai ruang untuk tenant barbershop atau lainnya yang berminat seperti bengkel motor kecil misalnya.
This web blog first started in 2011, functioning as my online progress monitor (OPM) for my fourth and fifth architecture design studio class (five in total). In the year 2012, the blog still serves the same purpose as before, only expanded as my final project's OPM.
Showing posts with label studi. Show all posts
Showing posts with label studi. Show all posts
Friday, 11 November 2011
PROGRESS #4 - Akses dan Area Market
Pada tahap ini, experimen terhadap bentuk akses masuk dilakukan dan juga bentuk ruangan untuk disewakan kepada tenant warung, barbershop, dan lainnya mulai dibentuk di lantai dasar. Core yang tidak menggunakan mesin lift memberikan kebebasan desain untuk mengambil sedikit dari kapasitas core untuk pengadaan ruang-ruang tersebut.
Material tangga dan tutup pintu warung dibentuk dari kayu kaso biasa yang bisa didapatkan di toko bangunan terdekat di area Glodok. Ruang yang lebih kecil diperuntukan sebagai ruang untuk tenant barbershop atau lainnya yang berminat seperti bengkel motor kecil misalnya.










Material tangga dan tutup pintu warung dibentuk dari kayu kaso biasa yang bisa didapatkan di toko bangunan terdekat di area Glodok. Ruang yang lebih kecil diperuntukan sebagai ruang untuk tenant barbershop atau lainnya yang berminat seperti bengkel motor kecil misalnya.
PROGRESS #3 - Struktur dan Studi Kelanjutan oleh Ruang yang Terbentuk
Pada tahap ini, saya mencoba untuk melanjutkan studi dalam bentuk struktur, pada tiap bangunan ada core yang menggantung seperti yang terjadi pada Turning Torso (Calatrava). Selain core yang di-ekspose, atap yang merupakan ide awal dari sketsa desain ini, juga ditambahkan struktur plat baja yang terhubung satu sama lainnya dengan elevasi yang berbeda 500mm di setiap peninggiannya. Pemahaman ruang publik yang direncanakan di lantai dasar/0.00 pada site Glodok RW.005 ini dicoba untuk diperlihatkan lebih banyak pada tahap ini. Pada tahap berikutnya akan saya bentuk ruang-ruang yang lebih detail untuk kebutuhan yang spesifik. Seperti kamar, market, meeting place, gathering area, dll.
Pada bagian atap, impresi yang ingin didapatkan dari desain sebetulnya adalah bentuk daun, yang menyerap panas dan CO2 dari udara dan merubahnya menjadi energi yang positif. Pada kasus ini, oksigen dan cahaya natural. Bukaan-bukaan di atap yang bisa dilihat sekarang, nantinya akan berguna sebagai taman-taman bagi beberapa tenant untuk berkumpul dan berinteraksi di tempat itu. Secara konsep bangunan ini tidak dirancang untuk menjadikan penduduk Glodok anti-sosial, melainkan mewujudkan keinginan mereka yang sudah lama hilang sejak tahun 80an, yaitu untuk bisa berinteraksi dan memiliki jaringan tetangga yang cukup baik di RW 005 ini.











Pada bagian atap, impresi yang ingin didapatkan dari desain sebetulnya adalah bentuk daun, yang menyerap panas dan CO2 dari udara dan merubahnya menjadi energi yang positif. Pada kasus ini, oksigen dan cahaya natural. Bukaan-bukaan di atap yang bisa dilihat sekarang, nantinya akan berguna sebagai taman-taman bagi beberapa tenant untuk berkumpul dan berinteraksi di tempat itu. Secara konsep bangunan ini tidak dirancang untuk menjadikan penduduk Glodok anti-sosial, melainkan mewujudkan keinginan mereka yang sudah lama hilang sejak tahun 80an, yaitu untuk bisa berinteraksi dan memiliki jaringan tetangga yang cukup baik di RW 005 ini.
PROGRESS #1 - Penerapan Desain atas dasar Diagram Program
Pada tahap ini massing dan program masih di dalam proses penerapan awal, desain dengan adanya tower dicoba untuk diaplikasi dalam tahap ini, namun tampaknya masih tidak sesuai secara komposisi dan secara dampak sosial mungkin akan kurang efektif. Maka, rancangan ini diubah ke bentuk solusi lainnya. Perubahan dapat dilihat di progress selanjutnya.





Sunday, 30 January 2011
Subscribe to:
Posts (Atom)